Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Program Modulus Angka Negatif Bahasa C

Berikut akan dijelaskan tingkat precedence dari operator modulus pada bahasa C beserta penerapannya pada contoh program.


Sebelum mempelajari materi tentang Program Modulus Angka Negatif Bahasa C, terlebih dahulu pelajari materi tentang: Perintah Operand Untuk Operator Logika Bahasa COperator Inkrementasi dan Ekspresi L-value Bahasa C dan Fungsinya, dan Awalan dan Akhiran Bahasa C Menggunakan Tanda ++.

Program modulus angka negatif adalah sebuah program yang memanfaatkan operator modulus untuk menghitung nilai sisa dari suatu pembagian, namun dengan keistimewaan bahwa dalam program ini, nilai modulus dari angka negatif akan diinterpretasikan secara khusus. Bahasa pemrograman C menyediakan operator modulus (%) untuk menghitung sisa dari pembagian dua bilangan bulat. Namun, perilaku operator modulus terhadap angka negatif dalam bahasa C sering menjadi sumber kebingungan bagi banyak pengembang perangkat lunak.

Contoh:

#include <stdio.h> 

 

int main() 

int a = 3, b = -8, c = 2

printf("%d", a % b / c); 

 

return 0

}

Output:
1

tanda '%' dan '/' memiliki precedence sama dan nilai asosiatifitasnya dari kiri ke kanan. Sehingga tanda '%' akan dieksekusi terlebih dahulu dengan hasil keluaran 3 dan tanda '/' akan menghasilkan nilai keluaran selanjutnya yaitu 1. Hal ini menekankan bahwa, tanda dari left operand ditambahkan untuk memberikan hasil pada kondisi dari operator modulus pada bahasa C.

Permasalahan dengan Operator Modulus pada Angka Negatif

Pada umumnya, operator modulus bekerja dengan baik saat digunakan dengan bilangan positif. Namun, ketika pengembang menggunakan angka negatif, perilakunya bisa jadi berbeda tergantung pada implementasi dari bahasa pemrograman yang digunakan. Dalam bahasa C, perilaku operator modulus terhadap bilangan negatif tidak selalu sesuai dengan harapan.

Misalnya, jika pengembang melakukan operasi 7 % 3, maka hasilnya adalah 1, karena sisa dari pembagian 7 dengan 3 adalah 1. Namun, ketika pengembang melakukan operasi -7 % 3, hasilnya mungkin berbeda-beda tergantung pada implementasi dari bahasa C yang digunakan.

Solusi: Program Modulus Angka Negatif

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengembang dapat membuat sebuah program khusus yang mengatasi kasus modulus pada angka negatif. Berikut adalah contoh program sederhana dalam bahasa C yang melakukan operasi modulus pada angka negatif:

Contoh:

#include <stdio.h>


int modulus(int a, int b) 

{return (a % b + b) % b;}


int main() {

int num1 = -7;

int num2 = 3;


printf("Modulus dari %d dan %d 

adalah %d\n", num1, num2, 

modulus(num1, num2));


return 0;

}

Berdasarkan contoh tersebut, pengembang mendefinisikan fungsi modulus() yang menerima dua parameter bilangan bulat, a dan b, dan mengembalikan nilai modulus dari a dibagi b. Namun, sebelum mengembalikan nilai tersebut, pengembang menambahkan b ke hasil modulus dari a dibagi b, kemudian pengembang hitung kembali nilai modulus dari hasil penambahan tersebut dengan b. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa hasil modulus yang dihasilkan selalu non-negatif, terlepas dari apakah a atau b bernilai negatif.


Contoh:

#include <stdio.h> 

 

int main() 

 

// a bernilai positif dan b

// bernilai negatif. 

int a = 3, b = -8

printf("%d", a % b); 

 

return 0

}

Output:
3

Contoh:

#include <stdio.h> 

 

int main() 

 

// a bernilai negatif dan b

// bernilai positif. 

int a = -3, b = 8

printf("%d", a % b); 

 

return 0

}

Output:
-3

Contoh:

#include <stdio.h> 

 

int main() 

 

// a dan b bernilai negatif. 

int a = -3, b = -8

printf("%d", a % b); 

 

return 0

}

Output:
-3

Contoh Penggunaan

Mari lihat contoh penggunaan program di atas dengan melakukan operasi -7 % 3. Hasilnya akan benar-benar sesuai dengan yang diharapkan, yaitu 2, karena sisa dari pembagian -7 dengan 3 adalah 2.

Kelebihan dari menggunakan program modulus angka negatif dalam bahasa C adalah:
  • Konsistensi Perilaku: Program modulus angka negatif memastikan konsistensi dalam perilaku operasi modulus, terlepas dari apakah operandnya positif atau negatif. Ini menghilangkan kebingungan dan ketidakpastian dalam hasil perhitungan, karena hasilnya selalu dapat diandalkan.
  • Kemudahan Penggunaan: Dengan menggunakan program khusus ini, pengembang tidak perlu lagi khawatir tentang perilaku yang tidak konsisten dari operator modulus terhadap angka negatif. Program tersebut dapat menggunakan fungsi modulus khusus ini tanpa perlu memikirkan implementasi spesifik dari bahasa C yang digunakan.
  • Fleksibilitas: Program modulus angka negatif memberikan fleksibilitas dalam melakukan operasi modulus pada angka negatif dalam berbagai konteks pemrograman. Ini memungkinkan pengembang untuk lebih fokus pada logika bisnis atau algoritma yang sedang dikembangkan tanpa harus terjebak dalam detail implementasi dari operator modulus.
  • Portabilitas Kode: Dengan menggunakan program khusus ini, kode yang ditulis menjadi lebih mudah dipindahkan (portable) antara berbagai platform atau sistem yang menggunakan bahasa C. Ini karena perilaku operasi modulus terhadap angka negatif menjadi konsisten di seluruh lingkungan.
  • Peningkatan Kualitas Perangkat Lunak: Dengan menghindari ketidakpastian dan kesalahan yang mungkin muncul akibat perilaku yang tidak konsisten dari operator modulus terhadap angka negatif, pengembang dapat meningkatkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan. Ini membantu dalam menghasilkan perangkat lunak yang lebih dapat diandalkan dan lebih mudah dipelihara.
  • Kekuatan Algoritma: Dengan menggunakan program khusus untuk operasi modulus pada angka negatif, pengembang dapat mengimplementasikan algoritma khusus yang dioptimalkan untuk kasus tersebut. Hal ini dapat menghasilkan kinerja yang lebih baik daripada bergantung pada perilaku bawaan dari operator modulus, terutama dalam situasi di mana operasi modulus digunakan secara intensif dalam program.
  • Penanganan Kasus Khusus: Program modulus angka negatif memungkinkan pengembang untuk menangani kasus khusus yang melibatkan operasi modulus pada angka negatif dengan cara yang tepat dan efisien. Ini termasuk situasi di mana pengguna membutuhkan hasil modulus yang sesuai dengan konvensi matematika yang dikenal secara umum, bahkan saat operand-operandnya negatif.
  • Kemudahan Pemeliharaan: Dengan memisahkan logika perhitungan modulus pada angka negatif ke dalam sebuah fungsi atau modul tersendiri, pengembang dapat dengan mudah memperbaiki atau memperbarui logika tersebut tanpa harus mengubah kode yang berkaitan dengan operasi modulus di berbagai bagian program. Hal ini meningkatkan kemudahan pemeliharaan dan mengurangi risiko perubahan yang tidak disengaja.
  • Peningkatan Legibilitas: Dengan menggunakan program modulus angka negatif, kode sumber menjadi lebih mudah dipahami dan dikelola. Pengembang dapat menggunakan nama fungsi yang bermakna dan dokumentasi yang jelas untuk menjelaskan tujuan dan perilaku dari operasi modulus pada angka negatif, sehingga meningkatkan legibilitas dan pemahaman terhadap kode.

Dengan demikian, menggunakan program modulus angka negatif dalam bahasa C tidak hanya membantu dalam mengatasi masalah perilaku yang tidak konsisten dari operator modulus terhadap angka negatif, tetapi juga membawa sejumlah manfaat praktis dalam pengembangan perangkat lunak.

Kesimpulan

Dengan memahami permasalahan perilaku operator modulus pada angka negatif dalam bahasa C, pengembang dapat membuat program khusus yang mengatasi masalah tersebut. Dengan demikian, pengembang dapat memastikan bahwa hasil operasi modulus pada angka negatif selalu sesuai dengan harapan, tanpa terpengaruh oleh implementasi spesifik dari bahasa pemrograman yang digunakan.

13 komentar untuk "Program Modulus Angka Negatif Bahasa C"

  1. Apa yang dimaksud dengan operator modulus pada bahasa pemrograman C?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Operator modulus pada bahasa C dilambangkan dengan tanda '%' untuk jenis operator aritmatika. Operator pembagian modulus menghasilkan sisa hasil bagi dengan tipe nilai integer.

      Sintak: Jika X dan Y adalah bilangan bulat atau bertipe integer, maka ekspresi dari kedua bilangan tersebut sisa hasil baginya adalah; x%y.

      Hapus
  2. Apa yang dimaksud dengan modulus?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Modulus adalah sisa setelah proses pembagian antara satu angka dengan angka lainnya.

      Contoh: 100 modulus 9 adalah 1. Karena 100/9 adalah 11, dengan sisa nilai adalah 1, sehingga satu adalah nilai modulus dari 100 mod 9.

      Hapus
  3. Apakah sisa hasil bagi dari fungsi modulus adalah selalu bernilai positif atau absolut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Modulus adalah fungsi yang memberikan nilai absolut dari suatu angka atau variabel. Modulus menghasilkan besar jumlah dari suatu variabel. Modulus juga disebut sebagai fungsi nilai absolut. Hasil dari fungsi modulus adalah selalu bernilai positif, tidak peduli masukkan apapun yang telah diberikan kepada fungsi modulus tersebut.

      Hapus
  4. Seorang sedang membeli keperluan sehari-hari di sebuah toko. Toko tersebut
    menjual berbagai keperluan dengan ketentuan sebagai berikut, bila total
    belanjanya Rp.350.500,-, maka dia diberi discount sebesar 20%. Bila sisa bagi
    200 (mod 200) total belanjanya adalah 0(nol), maka dia mendapatkan discount
    sebesar 15%. Jika total belanja Rp.200,000,- dan di bawah Rp.350.500,-, maka
    mendapat discount 10%. Total belanja di bawah Rp.200,000,- tidak mendapat
    discount. Hitunglah berapa Rupiah yang harus dibayar pembeli tersebut.

    tolong di bantu buat c++nya kang,saya bingung mengerjakannya

    BalasHapus
  5. Seorang sedang membeli keperluan sehari-hari di sebuah toko. Toko tersebut
    menjual berbagai keperluan dengan ketentuan sebagai berikut, bila total
    belanjanya Rp.350.500,-, maka dia diberi discount sebesar 20%. Bila sisa bagi
    200 (mod 200) total belanjanya adalah 0(nol), maka dia mendapatkan discount
    sebesar 15%. Jika total belanja Rp.200,000,- dan di bawah Rp.350.500,-, maka
    mendapat discount 10%. Total belanja di bawah Rp.200,000,- tidak mendapat
    discount. Hitunglah berapa Rupiah yang harus dibayar pembeli tersebut.

    tolong di bantu buat pemrogramannya kang

    BalasHapus
  6. Kak kalau modulus dengan tipe data float gimana caranya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dapat menggunakan fungsi fmod dari standard math library dengan prototipe header-nya adalah .

      Hapus
    2. Ketimbang menggunakan tipe float jauh lebih baik jika menggunakan tipe long long, karena memiliki nilai presisi yang lebih besar.

      Catatan: jika nilai yang digunakan adalah lebih besar dari nilai yang dapat ditampung oleh long long, maka fmod mungkin tidak dapat memunculkan hasil sesuai dengan perkiraan yang diinginkan.

      Hapus
    3. Operator % hanya digunakan untuk operan tipe integer atau int atau tipe bilangan bulat saja. Jikang ingin menggunakan tipe data float pada operasi sisa hasil bagi maka user dapat menggunakan fungsi librasi fmod* sebagai berikut:

      #include
      double fmod(double x, double y);
      float fmodf(float x, float y);
      long double fmodl(long double x, long double y);

      Hapus

Hubungi admin melalui Wa : +62-896-2414-6106

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung.

Bantu admin meningkatkan kualitas blog dengan melaporkan berbagai permasalahan seperti typo, link bermasalah, dan lain sebagainya melalui kolom komentar.

- Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya -
- Big things start from small things -