Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cita-cita Muhamad Nabil Faidhullah

Nama saya Muhamad Nabil Faidhullah, saya berumur 15 tahun, saya lahir bulan juni tanggal 6 tahun 2008, dan saya lahir di Semarang. Saya adalah pelajar dan bersekolah di SMAN 8 semarang. 

Cita-cita Muhamad Nabil Faidhullah
Cita-cita Muhamad Nabil Faidhullah

Sebelum membaca tentang Cita-cita Muhamad Nabil Faidhullah, terlebih dahulu baca tentang: Cita-cita Gita Rizky Salsabilla, Cita-cita Manisa Putri Vega Cantika, dan Cita-cita Muhammad Syavirgio Sulaiman.

Saya tinggal bersama kedua orang tua saya dan kakak saya. Ayah saya bernama Candra Setiawan bekerja sebagai karyawan swasta dan ibu saya bernama Artha Attari berprofesi sebagai ibu rumah tangga, dan juga ada kakak saya bernama Naima Fayyaza Firdausi, kakak saya masih pelajar, juga sama seperti saya masih bersekolah di SMAN 8 Semarang. Saya, orang tua, dan saudara saya, tinggal di Perum Bhakti Persada Indah Ngaliyan Blok S 32. 

Selama saya hidup saya memegang motivasi yaitu "terima apa adanya, jangan terima ada apanya", maksudnya adalah ketika terjadi sesuatu yang buruk atau yang merugikanmu terima saja, mungkin itu yang terbaik yang diberikan oleh Allah SWT untuk kita. 

Awal pendidikan saya yaitu saya bersekolah di SD Purwoyoso 06. Saat kelas 1, saya tidak punya temen sama sekali. Lalu saat kelas 2, saya mulai banyak teman dan mulai menemukan pelajaran yang saya suka, yaitu Matematika dikarenakan ibu saya sangat suka pelajaran matematika saat sekolah dulu. Saya dikelas 4, sempat ikut lomba pramuka tetapi langsung kalah, lalu saat kelas 5 saya mengikuti lagi dan tetap kalah juga. Saya dahulu sempat mendapatkan nilai 100 pada mata pelajaran matematika, nilai tersebut terus naik hingga kelas 5, dan 6 nilai saya mulai turun yang awalnya 100 menjadi 95 atau 91, dikarenakan saya kurang fokus untuk belajar saat dikelas 5 dan 6, malah saya fokus pada ketenaran saya padahal saya tidak melakukan apa-apa. Lalu Covid 19 pun datang disaat saya UJIAN AKHIR SD, dan ujianpun diadakan dengan online melalui Google Form, dan luluspun via Google Meet, disana saya sangat sedih karena tidak bisa lulus dengan teman-teman saya secara offline. Setelah lulus saya lanjut bersekolah di SMP 18 SEMARANG secara online dikarenakan masih ada covid 19. Dikelas 7, saya mendapat nilai-nilai yang menurut saya memuaskan bagi saya, tetapi dikelas 7 ini saya adalah pembuat onar diangkatan saya karena saya tidak punya teman, jadinya saya cari perhatian dengan merusuh dichat grup seangkatan dan semenjak itu dicap jelek diangkatan saya. Saat saya kelas 8, sekolah saya sudah memulai pembelajaran tatap muka dan entah kenapa nama saya buming dikalangan angkatan saya maupun kakak kelas saya. Di kelas 8, adalah diri saya yang paling buruk, sangatlah buruk bagi kehidupan saya. Ketenaran saya adalah ketakutan yang paling saya takuti, karena semakin banyak yang suka sama saya semakin banyak juga orang yang tidak suka sama saya. Saya percaya penyakit mental itu ada karena saya merasakan itu, saya tau rasanya dibully, saya tau rasanya diasingkan, saya tau rasanya tidak punya teman, lalu sempat ayah saya juga terkena covid 19, jadi saya seharian mengurung diri dikamar dan menangis menuggu kabar dari ibu saya yang menjaga ayah saya dirumah sakit. Alhamdulillahnya, ayah saya sembuh dari Covid 19 dan saya sangat berterima kasih kepada Allah SWT yang menerima doa saya. Lalu dikelas 9, saya mulai memperbaiki diri dengan fokus untuk belajar dan saling berteman satu sama lain dan akhirnya saya bertemu teman-teman yang mengerti akan kehadiran saya, teman-teman sayalah yang membantu saya memperbaiki diri saya yang dulu buruk sekali dan saat kelas 9 saya menjadi lebik baik. Teman saya tersebut adalah Gleger, Arneta, dan Adam, teman saya tersebut adalah kakak-kakak saya karena saya paling muda diantara keempat orang tersebut. Saya menghormati kakak-kakak saya. Di kelas 9, saya sangat berjuang untuk melewati ujian-ujian yang sangatlah banyak. Lalu saat semua ujian selesai, hari yang saya benci mulai datang yaitu hari kelulusan dimana hari itu adalah hari yang membuat saya nangis terus-menurus, dan hari yang membuat saya bangga karena semua yang telah saya lewati, dan semua yang saya hadapi sudah selesai, sayapun berpisah dengan teman-teman terbaik saya. Akhirnya saya dan teman teman saya diterima disekolah pilihan, SMAN 8 Semarang. Saya lanjut bersekolah SMAN 8 Semarang dikarenakan tergeser pada seleksi PPDB, dan tidak ada motivasi sama sekali jadi "Terima apa adanya, bukan terima ada apanya".

10 kekurangan yang ada pada diri saya, yaitu:
  • Kurang pede; Saya kadang malu akan penampilan saya dan saya juga malu untuk melakukan apa yang belum saya lakukan, cara untuk memperbaikinya yaitu harus pede.
  • Malas; Saya suka malas disuruh-suruh atau diperintah, males belajar, males olahraga. Cara untuk memperbaikinya yaitu tidak boleh malas dalam melakukan apapun.
  • Cepat berubah mood; Jadi saya cepat sekali berubah ubah mood-nya dan kadang itu merugikan orang lain. Cara untuk memperbaikinya yaitu belum diketahui
  • Mudah emosi; Cara memperbaikinya yaitu istighfar karna saya islam.
  • Lebih suka menyendiri; Cara untuk memperbaikinya yaitu harus lebih membaur kepada teman-teman.
  • Susah makan; Saya tidak suka sayur dan ikan. Cara untuk memperbaikinya yaitu mencoba untuk makam apa adanya.
  • Pelupa; Kadang kalau ada orang yang ngasih saya perintah saya cepat lupa perintah apa yang diperintahkan jadinya saya males disuruh-suruh.
  • Hard to forget someone; Cara untuk memperbaikinya ya move on.
  • Lupa waktu; Cara untuk memperbaikinya lihat jam.
  • Sering berkata kasar; Cara memperbaikinya yaitu perbanyak sholat dan ngaji. 

Diri saya setelah 10 kedepan mungkin saya akan bekerja sebagai pegawai bank atau menjadi psikolog, dan saya juga ingin berkeluarga dan mempunyai istri yang pintar dan cantik, mempunyai 2 anak mungkin, dan juga saya akan tinggal di Semarang dan tinggal di BSB dengan lingkungan yang tentram.

Baca Juga:

50 langkah untuk mencapai diri saya 15 tahun kedepan:
  1. Berbakti kepada kedua orang tua.
  2. Berdoa.
  3. Sholat 5 waktu.
  4. Berusaha.
  5. Pantang menyerah.
  6. Hiraukan orang yang merugikanmu.
  7. Belajar.
  8. Saling membantu teman.
  9. Membalas budi bantuan teman.
  10. Berfikir cerdas.
  11. Memiliki motivasi.
  12. Hidari rasa malas.
  13. Banyak berteman.
  14. Mencari prestasi.
  15. Mengikuti ekstra yang menguntungkan mendapat universitas.
  16. Makmur dalam hidup.
  17. Menghargai orang.
  18. Tidur tepat waktu.
  19. Berangkat sekolah gasik.
  20. Selalu pede saat ingin melakukan sesuatu.
  21. Atur emosi.
  22. Sering-sering berolahraga.
  23. Makan tepat waktu.
  24. Makan makanan sehat.
  25. Perbanyak minum air putih.
  26. Mengaji.
  27. Fokus pada satu tujuan.
  28. Berfikir dewasa.
  29. Menjadi orang yang berwibawa.
  30. Menjadi orang yang jujur.
  31. Mengikuti gotong royong dilingkungan rumah.
  32. Pintar mencari uang yang halal.
  33. Mencari pekerjaan dengan sesuai bakatnya.
  34. Mengikuti nasihat orang tua.
  35. Kuatkan mental.
  36. Mejaga diri dengan baik.
  37. Menerima apa adanya.
  38. Berani tampil.
  39. Berani beda dari yang lain.
  40. Jangan menjadi orang sombong.
  41. Melestarikan pancasila.
  42. Menjaga nama baik keluarga.
  43. Jaga orang yang mencintai kamu.
  44. Tetap senyum.
  45. Bekerja keras.
  46. Bersyukur.
  47. Membantu orang tua.
  48. Taat ibadah.
  49. Menjadi fans Cristiano Ronaldo (CR7).
  50. Menjadi fans Manchester United.

5 komentar untuk "Cita-cita Muhamad Nabil Faidhullah"

  1. Muhamad Nabil Faidhullah apakah kamu sudah berhasil mewujudkan mimpimu?

    BalasHapus
  2. Muhamad Nabil Faidhullah, tetap semangat meraih cita-citamu.

    BalasHapus
  3. Muhamad Nabil Faidhullah, kendala apa saja yang sudah kamu temui dalam menggapai cita-citamu?

    BalasHapus
  4. Muhamad Nabil Faidhullah apakah kamu masih berpegang pada motivasi dirimu saat ini?

    BalasHapus
  5. Muhamad Nabil Faidhullah apakah kamu mengikuti strategi kesuksesan yang kamu buat pada tulisan ini?

    BalasHapus

Hubungi admin melalui Wa : +62-896-2414-6106

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung.

Bantu admin meningkatkan kualitas blog dengan melaporkan berbagai permasalahan seperti typo, link bermasalah, dan lain sebagainya melalui kolom komentar.

- Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya -
- Big things start from small things -