Pinned

Mengatur Posisi HTML Menggunakan Position Style DOM

Properti position Style DOM pada HTML merupakan properti yang digunakan untuk mengatur atau mengembalikan tipe dari method posisi dari suatu elemen, dimana tipe tersebut dapat berupa tipe static, relative, absolute, atau fixed.

7 Value Properti Position Style DOM pada HTML
Properti Position Style DOM

Sebelum memahami lebih dalam materi tentang Mengatur Posisi HTML Menggunakan Position Style DOM, terlebih dahulu pelajari materi tentang: perspectiveOrigin Style HTML DOM dan Fungsinya [klik], Properti Perspective Style HTML DOM dan Fungsinya [klik], dan Mengatur Pemisahan Halaman HTML pageBreakInside Style DOM [klik].

Sintak:
  • berfungsi untuk mengembalikan nilai posisi: object.style.position
  • berfungsi untuk mengatur nilai posisi: object.style.position = "static|absolute|fixed|relative|sticky|initial|inherit"

Return Values: digunakan untuk mengembalikan sebuah string yang merepresentasikan tipe posisi dari suatu elemen.

Baca Juga:

Properti Values:
  • static: merupakan nilai default dari properti position, dimana tampilan elemen dalam dokumen tetap static sesuai dengan alur dokumen.
  • absolute: memposisikan elemen pada posisi relatif terhadap elemen posisi pertama.
  • fixed: memposisikan elemen pada posisi relatif terhadap jendela browser.
  • relative: memposisikan elemen pada posisi relatif terhadap posisi normal, sehingga nilai "right:40" menandakan penambahan 40 piksel ke posisi KANAN elemen.
  • sticky: memposisikan elemen berdasarkan posisi scroll dari user. Operasi scroll ditampilkan diantara value properti relatif dan fixed. Secara default, posisi scroll digunakan untuk mengatur value relatif.
  • initial: mengatur nilai posisi ke nilai default-nya.
  • inherit: digunakan untuk menerima nilai turunan dari elemen parent.

Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

 

<h1>

<center>

<button 

onclick="position()">

Press

</button>

</center>

</h1>

 

<br>

 

<style>

#mm1 

{

border: 1px solid black;

background-color: green;

width: 215px;

height: 60px;

position: relative;

top: 100px;

}

</style>

 

</head>

 

<body>

 

<div id="mm1">

<h4>

Properti Style Position DOM

</h4>

</div>

 

<script>

function position() 

{

// Ubah posisi dari relative 

// menjadi static.

document.getElementById(

"mm1").style.position = "static";

}

</script>

 

</body>

 

</html>


Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

 

<h1>

<center>

<button 

onclick="position()">

Press

</button>

</center>

</h1>

 

<br>

 

<style>

#kkk2 

{

border: 1px solid black;

background-color: green;

width: 215px;

height: 60px;

position: relative;

top: 100px;

}

</style>

 

</head>

 

<body>

 

<div 

id="kkk2">

<p>

<h4>

Properti Style Position DOM

</h4>

</p>

</div>

 

<script>

function position() 

{

// Pengaturan posisi dari 

// relative menjadi absolute.

document.getElementById(

"kkk2").style.position = "absolute";

}

</script>

 

</body>

 

</html>


Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

 

<h1>

<center>

<button 

onclick="position()">

Press

</button>

</center>

</h1>

 

<br>

 

<style>

#ggg3 

{

border: 1px solid black;

background-color: green;

width: 215px;

height: 60px;

position: relative;

top: 100px;

}

</style>

 

</head>

 

<body>

 

<div 

id="ggg3">

<h4>

Properti Style Position DOM

</h4>

</div>

 

<script>

function position() 

{

document.getElementById(

"ggg3").style.position = "fixed";

}

</script>

 

</body>

 

</html>


Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

 

<h1>

<center>

<button 

onclick="position()">

Press

</button>

</center>

</h1>

 

<br>

 

<style>

#uuu4 

{

border: 1px solid black;

background-color: green;

width: 215px;

height: 60px;

position: relative;

top: 100px;

}

</style>

 

</head>

 

<body>

 

<div 

id="uuu4">

<h4>

Properti Style Position DOM

</h4>

</div>

 

<script>

function position() 

{

document.getElementById(

"uuu4").style.position = "relative";

}

</script>

 

</body>

 

</html>


Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

 

<h1>

<center>

<button 

onclick="position()">

Press

</button>

</center>

</h1>

 

<br>

 

<style>

#lll5 

{

border: 1px solid black;

background-color: green;

width: 215px;

height: 60px;

position: relative;

top: 100px;

}

</style>

 

</head>

 

<body>

 

<div 

id="lll5">

<h4>

Properti Style Position DOM

</h4>

</div>

 

<script>

function position() 

{

document.getElementById(

"lll5").style.position = "sticky";

}

</script>

 

</body>

 

</html>


Catatan: Internet Explorer tidak mendukung nilai properti dan Apple Safari mendukung nilai properti ini pada versi 6.1.

Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

 

<h1>

<center>

<button 

onclick="position()">

Press

</button>

</center>

</h1>

 

<br>

 

<style>

#mnj6 

{

border: 1px solid black;

background-color: green;

width: 215px;

height: 60px;

position: relative;

top: 100px;

}

</style>

 

</head>

 

<body>

 

<div 

id="mnj6">

<h4>

Properti Style Position DOM

</h4>

</div>

 

<script>

function position() 

{

document.getElementById(

"mnj6").style.position = "initial";

}

</script>

 

</body>

 

</html>


Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

 

<h1>

<center>

<button 

onclick="position()">

Press

</button>

</center>

</h1>

 

<br>

 

<style>

#kns7 

{

border: 1px solid black;

background-color: green;

width: 215px;

height: 60px;

position: relative;

top: 100px;

}

</style>

 

</head>

 

<body>

 

<div 

id="kns7">

<h4>

Properti Style Position

</h4>

</div>

 

<script>

function position() 

{

document.getElementById(

"kns7").style.position = "inherit";

}

</script>

 

</body>

 

</html>


Artikel ini didedikasikan kepada: Dwi Handayani, Dyah Ayu Puspaning Tyas, Dyah Felina Pangestu, Dzaky Ammar Fauzan, dan Elza Ainnun Nazila.

5 komentar:

  1. Jenis browser apa saja yang dapat digunakan oleh seorang pengembang web untuk mengaktifkan properti position style DOM pada HTML?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berikut ini jenis browser yang dapat digunakan untuk mengaktifkan properti position style DOM pada HTML:
      a. Google Chrome
      b. Internet Explorer
      c. Firefox
      d. Opera
      e. Safari

      Hapus
  2. Apa yang dimaksud dengan properti position Style DOM pada HTML?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Properti position Style DOM pada HTML merupakan properti yang digunakan untuk menetapkan atau mengembalikan jenis metode penentuan posisi yang digunakan untuk suatu elemen tertentu, seperti elemen statis, relatif, absolut, atau fixed.

      Hapus
    2. Properti position Style DOM pada HTML merupakan properti yang digunakan untuk menetapkan atau mendapatkan jenis method position yang digunakan untuk elemen dalam posisi statis, relatif, absolut, atau fixed.

      Hapus

Hubungi admin melalui Wa : +62-896-2514-6106

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung.

Bantu admin meningkatkan kualitas blog dengan melaporkan berbagai permasalahan seperti typo, link bermasalah, dan lain sebagainya melalui kolom komentar.

- Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya -
- Big things come from small things -