Pinned

Buku Guru Seni Teater Kelas VIII Merdeka Belajar Oleh Tria Sismalinda

Buku dengan judul BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII merupakan Buku Sekolah Elektronik Yang dikeluarkan Kementrian Pendidikan pada Tahun 2021. BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII adalah buku panduan untuk TENAGA PENDIDIK atau Guru pada mata pelajaran Seni Teater kelas VIII (Delapan). Buku dengan judul BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII telah menggunakan kurikulum Merdeka Belajar yang dibuat oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin, serta telah ditelaah oleh Indra Suherjanto dan Indar Sabri. Buku dengan judul BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII juga telah diselaraskan oleh Supriyatno, E. Oos M. Anwas, Futri Fuji Wijayanti, dan Anggraeni Dian.

Buku Guru Seni Teater Kelas VIII Merdeka Belajar Oleh Tria Sismalinda
JUDUL BUKU
  • BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER
[Baca Online]
KODE BUKU
  • ISBN 978-602-244-417-6 (no.jil.lengkap)
  • ISBN 978-602-244-608-8 (jil.2)
KELAS
  • VIII (Delapan)
PENULIS
  • Tria Sismalinda
  • Deden Haerudin

BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER juga memiliki desain ilustrasi yang baik yang dikerjakan oleh Khairil Ganjar, serta telah disunting oleh Fachri Helmanto. Buku ini juga telah diatur tata letaknya sedemikian rupa oleh Dudi Mahdi.

BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asiesmen Pendidikan, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, yang berlokasi di Komplek Kemdikbudristek Jalan RS. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan, dengan kode ISBN 978-602-244-417-6 (no.jil.lengkap) dan ISBN 978-602-244-608-8 (jil.2).

Isi buku menggunakan tipe style huruf Lato 12/16 pt. Ɓukasz Dziedzic xiv, 226 hlm.: 17,6 x 25 cm.

Baca Juga:

Pada bagian daftar isi, BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) terdiri dari 4 tema yang berisi materi tentang Unit1: Improvisasi, Unit2: Perkenalan Teknik Teater Realis, Unit3: Menulis Naskah Lakon Realis, dan Unit4: Tata Artistik.

Baca Juga:

Latar Belakang:
 BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) merupakan saran penting dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pengetahuan bagi para peserta didik di seluruh Indonesia. Salah satu permasalah utama yang terjadi pada masa otonomi daerah saat ini adalah ketersediaan bahan bacaan atau buku yang sesuai dengan standar nasional pendidikan Indonesia masih kurang, dan cenderung mahal bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan adanya BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan Indonesia saat ini.

Referensi Tambahan:
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]

BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) merupakan buku sekolah elektronik atau buku digital yang dibuat dengan cara mengkonversi file sumber cetak ke dalam format yang mampu dioptimalkan lebih baik untuk diunduh, dibaca, dan diambil dari database penyimpanan atau server, yang terdiri dari data kumpulan teks-teks dan gambar yang dibuat secara sistematis dan tidak digunakan untuk kepentingan cetak.

Meskipun BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) adalah gratis, namun telah ada etika yang harus dipengang oleh pemilik buku, atau peserta didik (pembaca) dalam enggunakan buku digital tersebut, dimana salah satunya dalah tidak boleh mengklaim hasil karya tersebut sebagai hasil karya pribadi, karena hal itu termasuk dalam praktik pembajakan yang dapat dikenai sanksi.

Fungsi dari BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) adalah sebagai media informasi digilta atau elektronik yang dapat dibagikan atau disebarluaskan tanpa perlu dipungut biaya apapun dari para pembacanya. BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) juga memberikan ide-ide atau gagasan baru yang dapat digunakan untuk mengungkapkan suatu hal secara lebih mudah melalui media tulisan, serta membantu para peserta didik sebagai alat atau media pembelajaran yang dapat menggantikan peran atau fungsi dari buku konvensional yang dicetak melalui media kertas, yang dapat meningkatkan kemampuan literasi para peserta didik di seluruh Indonesia.

Referensi Tambahan:
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]

Catatan: Buku Sekolah Elektronik atau (BSE) dengan judul BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) merupakan buku digital yang disediakan oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan amant UU No.3 Tahun 2017. Buku Sekolah Elektronik tidak hanya terdiri dari satu jenjang saja, melainkan semua jenjang pendidikan dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) juga tersedia para portal unduh di penelitian.id.

Referensi Tambahan:
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]
  • Link Referensi Buku [xxx]

Kelebihan Buku:
  1. BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) merupakan buku digital yang sangat praktis untuk dibawa kemana saja karena pada dasarnya buku tersebut hanyalah untaian data digital yang tersimpan pada perangkat elektronik seperti smartphone atau komputer. Peserta didik hanya perlu membawa satu perangkat tersebut, dan BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) dapat dibawa dan dibawa dimana saja.
  2. BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) tidak perlu ruang penyimpanan khusus, karena dokumen BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) dapat disimpan melalui media penyimpanan gratis seperti google drive, dropbox, dan lain sebagainya.
  3. BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) adalah gratis, karena pemerintah sudah membeli lisensi buku tersebut dari penerbit secara langsung dan membagikannya secara gratis kepada semua peserta didik yang ada di seluruh Indonesia.
  4. BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) adalah buku yang ramah lingkungan, karena mengurangi jumlah penggunaan kertas untuk mencetak buku tersebut.
  5. BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) merupakan buku yang tahan lama, karena buku tersebut pada dasarnya tidak dicetak pada media kertas, melainkan hanya berupa data digital yang disimpan pada perangkat elektronik yang dapat dilakukan perawatan secara baik dan optimal.
  6. BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) adalah jenis buku digital yang dapat dikostumisasi pada perangkat. Hal ini dimungkinkan karena buku tersebut pada dasarnya adalah data digital yang dapat dimanipulasi penggunaannya, seperti dilakukan pembesaran ukuran huruf, diubah posisi bacanya dari posisi potrait menjadi posisi lanscape dan lain sebagainya, sehingga membuat peserta didik dapat menjadi lebih nyaman dalam membaca buku.
  7. BUKU PANDUAN GURU SENI TEATER KELAS VIII (Oleh Tria Sismalinda dan Deden Haerudin) adalah buku yang bebas dari pembajakan, karena lisensi dari buku telah dibeli oleh pemerintah Indonesia untuk disebarluaskan secara gratis kepada seluruh peserta didik yang ada di Indonesia, bahkan seluruh dunia.

Artikel ini didedikasikan kepada: Nadafia Kautsar, Narizqio Dian Damainingsih, Naufal Jaukhan, Nazal Hilmi Ridviananto, dan Noer Indira Majestica.

5 komentar:

  1. Belajar seni teater agar dapat bisa bersandiwara lebih baik dengan kehidupan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mr. Fernandes, adalah aktor yang sangat memahami apa yang dimaksud dengan seni teater.

      Hapus
    2. Saat makan dan membaca surat dari Ila, Mr. Fernandes sedang mengaplikasikan seni teater dengan sangat baik.

      Hapus
  2. Siapakah Mr. Fernandes yang dimaksud dalam materi seni teater tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mr Fernandes adalah aktor senior asal India yang sudah meninggal dan dikenal dengan nama asli Irfan Khan, dia adalah aktor yang sangat mahir dalam seni teater dan juga akting.

      Hapus

Hubungi admin melalui Wa : +62-896-2514-6106

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung.

Bantu admin meningkatkan kualitas blog dengan melaporkan berbagai permasalahan seperti typo, link bermasalah, dan lain sebagainya melalui kolom komentar.

- Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya -
- Big things come from small things -