Input Absen SMAN 8 Semarang (2024 - 2027)
Absen Peserta Didik adalah bentuk evaluasi yang dilakukan pada akhir jenjang pendidikan untuk mengukur capaian belajar peserta didik, khususnya kelas 10, 11, dan 12. Absen mencakup berbagai tingkat kelas sesuai dengan kurikulum yang diterapkan di sekolah dan berfungsi sebagai salah satu indikator kelulusan peserta didik.
Catatan: Data yang salah dapat diperbaiki dengan cara melakukan kirim ulang data.
Petunjuk Pengisian Form:
- Ketik KODE MAPEL (lihat tabel atas). ex, "500".
- Ketik USERNAME dan PASSWORD (dibagikan di grup wa).
- Ketik KODE KELAS. ex, "XII 01".
- Ketik SEMESTER (1 atau 2).
- Klik LOGIN (Tunggu Loading).
- Pastikan data yang muncul pada bagian verifikasi (auto) adalah benar.
- Isi nilai, dan SAVE DATA.
Catatan:
- Setelah data dikirim, maka data akan disimpan pada database secara langsung.
- Jika ingin mengedit atau melihat nilai yang sudah dikirim, tekan tombol LIHAT DATA atau LOGIN ulang.
FORM ABSEN PESERTA DIDIK KELAS
Catatan: Data yang salah dapat diperbaiki dengan cara melakukan kirim ulang data.
Absen digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kelulusan peserta didik serta dapat menjadi acuan dalam penerimaan peserta didik baru di perguruan tinggi tertentu. Hasil ujian ini biasanya diumumkan beberapa minggu setelah pelaksanaan dan dapat diakses melalui platform resmi sekolah atau langsung dari pihak akademik.
Dengan adanya data absen, diharapkan peserta didik dapat lebih siap menghadapi tahap berikutnya dalam pendidikan atau dunia kerja dengan bekal ilmu yang telah diperoleh peserta didik kelas 10, 11, dan 12 selama bersekolah.
Dengan adanya data absen, diharapkan peserta didik dapat lebih siap menghadapi tahap berikutnya dalam pendidikan atau dunia kerja dengan bekal ilmu yang telah diperoleh peserta didik kelas 10, 11, dan 12 selama bersekolah.
Sebelum lebih lanjut, terlebih dahulu baca tentang: Hasil Telaah Video Pembelajaran Berdiferensiasi (TUGAS PPG), Hasil Telaah Rancangan Pembelajaran dengan Pendekatan TaRL (TUGAS PPG), dan Hasil Telaah Studi Kasus Pembelajaran Berbasis Pendekatan CRT (TUGAS PPG).
Input Absen Kelas SMAN 8 Semarang
Pada tahun ajaran ini, kegiatan pembelajaran di SMAN 8 Semarang telah mencapai tahap akhir, khususnya bagi peserta didik kelas 10, 11, dan 12 yang mengikuti mata pelajaran. Proses pembelajaran yang berlangsung selama dua semester ini telah membawa banyak pengalaman, baik dari sisi pemahaman materi, keterampilan praktik, maupun sikap profesional dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap capaian belajar, pelaksanaan input nilai menjadi tahap yang sangat penting untuk menilai keseluruhan proses dan hasil yang telah dicapai oleh peserta didik.
Kegiatan input absen kelas 10, 11, dan 12 tidak sekadar mencatat angka akhir hasil evaluasi, melainkan merupakan rangkaian kegiatan yang mencerminkan tanggung jawab dan komitmen terhadap mutu pendidikan. Setiap nilai yang dicantumkan mewakili proses panjang, mulai dari kehadiran, partisipasi, penugasan, praktik lapangan, hingga ujian akhir. Guru pengampu mencermati berbagai aspek penilaian secara cermat agar hasil akhirnya benar-benar mencerminkan kompetensi yang telah dikuasai.
Kelas 10, 11, dan 12 terdiri atas 36 peserta didik yang terbagi dalam beberapa kelompok kerja selama proses pembelajaran berlangsung. Masing-masing kelompok memiliki tanggung jawab terhadap proyek tertentu yang menjadi indikator ketercapaian kompetensi. Misalnya, pada semester ganjil, peserta didik diarahkan untuk membuat proyek dokumentasi digital mengenai kebudayaan lokal, sedangkan pada semester genap peserta didik ditantang untuk menyusun jaringan lokal sederhana dengan perangkat lunak terbatas.
Penilaian absen peserta didik mencakup tiga aspek utama, yaitu aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Aspek pengetahuan meliputi pemahaman terhadap teori dasar jaringan, konsep penyuntingan audio visual, serta penguasaan peralatan teknis. Aspek keterampilan menekankan pada kemampuan praktis dalam membuat karya audio visual dan merancang sistem jaringan sederhana. Sementara itu, aspek sikap mengamati tanggung jawab, kerja sama tim, kedisiplinan, dan etika kerja dalam menjalankan proyek.
Dari hasil evaluasi semester ganjil, 82 persen peserta didik memperoleh nilai di atas 80 untuk aspek pengetahuan. Sebanyak 91 persen peserta didik dinyatakan lulus tuntas dalam aspek keterampilan. Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan materi telah diserap dengan baik melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Sementara itu, pada aspek sikap, 87 persen peserta didik menunjukkan sikap positif dalam bekerja sama dan menyelesaikan tugas kelompok.
Pada semester genap, tantangan yang dihadapi peserta didik lebih kompleks. Penerapan langsung materi dalam bentuk proyek jaringan mendorong peserta didik untuk berpikir kritis dan bekerja dengan presisi. Dari hasil pengamatan selama proses berlangsung, sebanyak 77 persen peserta didik menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menganalisis kebutuhan jaringan dan menyusun rancangan yang sesuai. Peningkatan ini terlihat dari kualitas hasil kerja yang lebih rapi, sistematis, dan dapat diuji secara langsung.
Proses input nilai dilakukan melalui sistem daring yang telah disediakan oleh sekolah. Setiap guru pengampu memiliki akun khusus untuk memasukkan nilai berdasarkan rekapitulasi hasil penilaian yang telah dilakukan. Kegiatan ini dilaksanakan pada pekan ketiga bulan Maret, sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh bagian kurikulum. Input nilai harus dilakukan dengan teliti, karena hasilnya akan menjadi dasar dalam penerbitan rapor dan menjadi pertimbangan dalam kelulusan.
Dari sisi teknis, proses input nilai memerlukan ketelitian tinggi. Guru harus memeriksa ulang hasil rekapitulasi nilai dari berbagai sumber, mulai dari buku nilai harian, hasil ujian, hingga lembar observasi sikap. Setiap angka yang dimasukkan ke dalam sistem harus merepresentasikan penilaian yang objektif dan adil. Dalam kasus tertentu, jika ditemukan perbedaan atau ketidaksesuaian data, maka dilakukan klarifikasi terlebih dahulu dengan peserta didik yang bersangkutan agar tidak terjadi kesalahan dalam penilaian akhir.
Proses ini juga disertai dengan refleksi pembelajaran oleh guru pengampu. Beberapa kendala teknis dan nonteknis selama proses pembelajaran dicatat sebagai bahan evaluasi dan perbaikan di tahun ajaran berikutnya. Misalnya, ketersediaan perangkat keras yang belum memadai di beberapa titik pembelajaran menyebabkan keterlambatan pengerjaan proyek. Selain itu, beberapa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam membagi waktu antara tugas peserta didik dengan tugas dari mata pelajaran lain.
Namun demikian, secara umum semangat dan antusiasme peserta didik dalam mengikuti pembelajaran patut diapresiasi. Rata-rata kehadiran peserta didik dalam kegiatan praktikum mencapai 96 persen. Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap materi sangat tinggi, terutama karena pendekatan pembelajaran yang digunakan lebih aplikatif dan bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari.
Dari hasil survei internal yang dilakukan oleh tim guru produktif, 89 persen peserta didik menyatakan bahwa absen memberikan pengalaman baru yang bermanfaat bagi masa depan, terutama bagi yang berminat melanjutkan pendidikan di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Sebanyak 75 persen menyatakan bahwa praktik pembuatan proyek telah meningkatkan keterampilan teknis secara signifikan.
Pentingnya input nilai tidak hanya berhenti pada angka semata, melainkan menjadi bagian dari laporan menyeluruh mengenai capaian pendidikan. Nilai absen kelas 10, 11, dan 12 akan digunakan sebagai bagian dari data akhir untuk menentukan kelulusan peserta didik, serta sebagai portofolio yang dapat digunakan saat mendaftar ke jenjang pendidikan tinggi atau dunia kerja. Oleh karena itu, keakuratan, ketepatan, dan keadilan dalam proses input nilai menjadi sangat penting.
Baca Juga:
Pihak sekolah juga melakukan pemantauan langsung terhadap proses ini. Kepala sekolah bersama tim kurikulum melakukan verifikasi secara acak terhadap hasil input nilai dari semua kelas, termasuk kelas 10, 11, dan 12. Jika ditemukan ketidaksesuaian antara nilai yang dimasukkan dengan data hasil kerja peserta didik, maka dilakukan klarifikasi dan perbaikan segera. Langkah ini dilakukan untuk menjaga integritas sistem penilaian dan memberikan jaminan mutu kepada semua pihak.
Sebagai penutup, input nilai absen kelas 10, 11, dan 12 SMAN 8 Semarang bukanlah sekadar proses administratif, melainkan bagian dari perjalanan pendidikan yang melibatkan banyak aspek, mulai dari pengajaran, pembelajaran, hingga evaluasi akhir. Setiap angka dalam kolom nilai membawa makna mendalam tentang usaha, kerja keras, serta dedikasi seluruh pihak yang terlibat. Dengan sistem yang terus disempurnakan dan pendekatan pembelajaran yang terus ditingkatkan, diharapkan proses ini mampu mencerminkan capaian terbaik peserta didik dan menjadi dasar yang kuat untuk melangkah ke jenjang berikutnya.
Referensi Tambahan:
40 komentar untuk "Input Absen SMAN 8 Semarang (2024 - 2027)"
Hubungi admin melalui Wa : +62-896-2414-6106
Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung.
Bantu admin meningkatkan kualitas blog dengan melaporkan berbagai permasalahan seperti typo, link bermasalah, dan lain sebagainya melalui kolom komentar.
- Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya -
Apa tujuan utama dari sistem input absen di SMAN 8 Semarang pada tahun 2024-2027?
BalasHapusTujuan utama sistem input absen adalah untuk mempermudah pencatatan kehadiran peserta didik secara digital, meningkatkan akurasi data, mempercepat pelaporan, serta mendukung pengawasan disiplin secara real-time.
HapusSiapa yang bertanggung jawab menginput absen di SMAN 8 Semarang?
BalasHapusGuru mata pelajaran dan wali kelas bertanggung jawab dalam melakukan input absen, tergantung pada waktu dan konteks pembelajaran yang berlangsung.
HapusApa perangkat yang digunakan untuk melakukan input absen?
BalasHapusInput absen dilakukan menggunakan komputer, laptop, atau perangkat genggam seperti ponsel pintar yang terhubung ke jaringan internet dan sistem informasi sekolah.
HapusApakah input absen dilakukan secara daring atau luring?
BalasHapusInput absen dilakukan secara daring melalui sistem informasi sekolah berbasis web yang dapat diakses oleh guru.
HapusApakah siswa dapat melihat status kehadiran mereka secara mandiri?
BalasHapusYa, siswa dapat melihat status kehadiran mereka melalui akun masing-masing yang diberikan oleh sekolah melalui sistem informasi akademik.
HapusApa jenis ketidakhadiran yang dicatat dalam sistem input absen?
BalasHapusJenis ketidakhadiran yang dicatat mencakup hadir, izin, sakit, dan tanpa keterangan (alpa).
HapusBagaimana wali kelas mengetahui jika ada siswa yang sering tidak masuk?
BalasHapusWali kelas mendapatkan rekapitulasi mingguan atau harian dari sistem, yang menampilkan statistik kehadiran tiap siswa di kelasnya.
HapusApakah sistem ini terintegrasi dengan orang tua atau wali murid?
BalasHapusYa, sistem input absen terintegrasi dengan portal orang tua sehingga mereka mendapatkan pemberitahuan melalui SMS, email, atau aplikasi tentang ketidakhadiran siswa.
HapusBagaimana jika terjadi kesalahan dalam penginputan absen?
BalasHapusKesalahan penginputan dapat diperbaiki oleh guru atau wali kelas setelah melakukan konfirmasi kebenaran data dan mendapatkan persetujuan dari bagian tata usaha atau kurikulum.
HapusApakah sistem input absen ini digunakan selama kegiatan pembelajaran jarak jauh?
BalasHapusYa, sistem ini tetap digunakan saat pembelajaran jarak jauh, dengan pengawasan dilakukan melalui kehadiran dalam platform daring dan interaksi siswa selama kegiatan berlangsung.
HapusApakah input absen berpengaruh pada penilaian kedisiplinan siswa?
BalasHapusYa, data kehadiran dari sistem input absen digunakan sebagai salah satu indikator dalam penilaian sikap dan kedisiplinan siswa di rapor.
HapusSiapa yang mengembangkan dan memelihara sistem input absen SMAN 8 Semarang?
BalasHapusSistem dikembangkan oleh tim teknologi informasi sekolah atau pihak ketiga yang bekerja sama dengan sekolah, dan dipelihara secara rutin oleh tenaga teknis yang ditunjuk.
HapusApakah sistem ini sudah menggunakan fitur pengenalan wajah atau fingerprint?
BalasHapusPada periode 2024-2027, sistem belum seluruhnya menggunakan teknologi pengenalan wajah atau fingerprint, namun sedang dalam tahap uji coba untuk kelas tertentu.
HapusBagaimana sistem menyimpan data kehadiran setiap siswa?
BalasHapusData kehadiran disimpan secara terstruktur di dalam basis data sekolah yang terlindungi dengan sistem keamanan digital, dan dapat diakses oleh pihak berwenang di sekolah.
HapusApakah guru dapat mencetak rekap absen dari sistem?
BalasHapusYa, guru dapat mencetak rekap absen harian, mingguan, bulanan, maupun rekap keseluruhan semester secara otomatis dari sistem.
HapusBagaimana sistem input absen membantu wali kelas saat rapor?
BalasHapusSistem menyediakan data kehadiran lengkap yang memudahkan wali kelas dalam pengisian kolom kehadiran dan catatan pada rapor siswa.
HapusApakah data kehadiran digunakan dalam perhitungan jumlah hari efektif belajar?
BalasHapusYa, data kehadiran siswa digunakan dalam pelaporan jumlah hari efektif belajar siswa, terutama dalam dokumen-dokumen resmi seperti laporan Dapodik dan ARD.
HapusApakah siswa dapat memanipulasi data absen dalam sistem ini?
BalasHapusTidak, siswa tidak memiliki akses untuk mengubah data kehadiran. Hanya guru, wali kelas, atau operator tertentu yang memiliki akses pengeditan.
HapusBagaimana sistem mengatasi kendala jaringan saat input absen?
BalasHapusSistem menyediakan fitur penyimpanan sementara atau mode luring yang memungkinkan guru menginput secara lokal dan kemudian menyinkronkannya saat jaringan kembali normal.
HapusApakah sistem input absen terus mengalami pembaruan selama 2024-2027?
BalasHapusYa, sistem mengalami pembaruan berkala baik dari sisi antarmuka pengguna, keamanan, hingga fungsionalitas untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi pendidikan.
Hapus